| |
Jual |
Beli |
| SGD |
6674.15 |
6545.15 |
| USD |
9480.00 |
9330.00 |
|
 |
|
|
 |
|
 |
| Sayap Sayap yang Terkembang |
 |
|
|
|
|
|
 |
|
| >>Universitaria
|
| HASIL POLING BEM-KM UGM; 80,3% Responden, MWA Belum Beri Kontribusi |
 |
| 27/12/2007 09:04:29 YOGYA (KR) - Kado Dies Natalis ke-58 UGM berupa demo di pintu masuk Grha Sabha Pramana UGM, merupakan kelanjutan dari poling evaluasi Rektor dan Majelis Wali Amanat (MWA) UGM. Aksi akhir kepengurusan Badan Eksekutif Mahasiswa Keluarga Mahasiswa (BEM-KM) UGM 2006-2007 ini menuntut agar pengembalian kebijakan Sumbangan Pengembangan Mutu Akademik (SPMA) nol rupiah. Menurut Koordinator Poling Departemen Keilmuan dan Riset Informasi BEM-KM UGM Agung Baskoro, Selasa (25/12) malam, poling evaluasi kinerja rektor dan MWA ini dilakukan antara 3-16 Desember 2007 dengan mengumpulkan 249 lembar kuisener, maka ketika ditanyakan apakah saudara (responden) tahu rektor UGM maka jawaban valid 99,2 persen dan menjawab tahu 68,4 persen, yang tidak tahu 31,6 persen. Saat disodori dua gambar Sofian Effendi dan Sudjarwadi dengan pertanyaan manakah rektor UGM yang sekarang, 14,6 persen menunjuk Sofian Effendi dan 85,4 persen Sudjarwadi. Menjawab pertanyaan sewaktu rektor UGM terpilih tahukah visi dan misi mereka, yang menjawab ya 10 persen sementara yang menjawab tidak 90 persen. Saat ditanya apakah responden tahu keberadaan MWA, 39,5 persen menjawab ya dan 60,5 persen dari 249 yang tidak menjawab 1 orang atau 4 persen. Menjawab pertanyaan apakah MWA sudah menunjukkan kontribusi bagi UGM, maka 24 responden atau 10,7 persen menyatakan ya dan 200 responden atau 80,3 persen menyatakan tidak, sementara yang tidak menjawab 25 orang atau 10 persen. Menjawab pertanyaan KR apakah hasil poling tersebut disampaikan kepada Rektor UGM dan MWA, Agung Baskoro mengatakan tidak. Menurutnya, hasil poling itu disampaikan ke media massa dan fakultas, bentuk lanjutan dan berdasarkan hasil poling tersebut untuk Rektor UGM para mahasiswa menggelar aksi Dies Mortalis UGM ‘Matinya Kampus Kerakyatan’ saat peringatan dies yang berbuntut saling dorong mendorong antara SKK dengan mahasiswa di tangga pintu masuk Grha Sabha Pramana UGM. Poling yang dilakukan di akhir kepengurusan BEM KM UGM ini untuk mencari tahu keberadaan para pimpinan UGM. Dikatakan oleh Presiden terpilih BEM-KM UGM 2007/ 2008 Budiyanto, munculnya kebijakan-kebijakan rektor yang tidak populis dan mencederai hari rakyat ini disebabkan karena tidak optimalnya peran MWA UGM dalam melakukan check and balance terhadap pimpinan universitas. (Asp)-m |
|
 |
|
|
 |
|