| |
Jual |
Beli |
| SGD |
6674.15 |
6545.15 |
| USD |
9480.00 |
9330.00 |
|
 |
|
|
 |
|
 |
| sayap-sayap yang terkembang |
 |
|
|
|
|
|
 |
|
| >>Ekonomi dan Bisnis
|
| DAMPAK KENAIKAN HARGA BBM; Peminat Variasi Mobil Turun |
 |
06/06/2008 08:25:14 YOGYA (KR) - Selain berdampak pada melonjaknya berbagai kebutuhan pokok, Kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) juga berimbas pada pelaku usaha variasi dan cuci mobil. Sejumlah pengusaha variasi mobil di Yogya merasakan penurunan jumlah pengunjung. Selain itu, mereka juga dituntut untuk pandai-pandai menyiasati pasar, mengingat harga-harga berbagai produk asesoris mobil juga naik. Seperti diungkapkan Ari Listiono SE, pemilik Padma Asesoris Mobil di Jl Kyai Mojo Yogyakarta. Menurut Ari, harga asesoris mobil terutama yang terbuat dari karet dan besi mengalami kenaikan cukup siginifikan. "Bahkan ada yang mencapai 100% kenaikannya. Untuk itu, kami harus pandai-pandai melihat kondisi pasar. Bagi konsumen yang tergolong mapan mungkin kenaikan harga tak masalah, namun bagi kebanyakan orang, jelas cukup memberatkan. Tetapi, paling tidak mereka mengeluh semuanya, kok sekarang apa-apa mahal ya," ujar Ari Listiono kepada KR di kantornya, Kamis (5/6). Kendati demikian, Ari menegaskan, pihaknya tetap berusaha mempertahankan paket-paket ekonomis yang sudah ada, seperti paket audio Rp 1,5 juta. "Bagaimanapun kesetiaan pelanggan harus kita jaga," katanya. Di Formula AC & Accessories Jl Dr Sutomo Yogya, sampai dengan akhir Mei 2008 belum berpengaruh pada omzet karena konsumen sudah memesan sebelum harga BBM naik. Di samping itu, kenaikan harga BBM baru diberlakukan pada akhir bulan Mei. Costumer Service Formula Heri Susanto mengungkapkan, meski belum berdampak pada omzet, jumlah kunjungan mulai berkurang. Kemungkinan pengaruh itu baru terasa bulan depan. Tetapi untuk harga, Formula masih bertahan pada harga lama, karena masih stok lama. Harga baru berubah setelah ganti stok baru. Untuk menggenjot omzet, Formula berencana menggelar promo. Menurut Heri, konsumen saat ini kebanyakan lebih tertarik pada TV mobil, meskipun asesoris lain tetap diminati seperti audio. Sedang Sulistyo Eko C, pemilik variasi mobil Graha Absolut di Jl Bantul Cepit Bantul menuturkan, menurunnya konsumen sudah terjadi ketika pemerintah akan menaikkan harga BBM. Bahkan penurunannya mencapai 40%. Tetapi ketika harga sudah naik, animo terhadap variasi mobil hanya berkurang 20%. Kemungkinan anjloknya konsumen sebelum BBM naik, karena masyarakat masih bingung dengan kebijakan yang belum jelas. "Bila kondisi normal, dalam sehari mencapai 15-20 pelanggan. Usai BBM naik, perhari hanya 5-10 konsumen," jelasnya. (San/War/*-3)-s |
|
 |
|
|
 |
|