| 06/11/2008 05:24:53 JAKARTA (KR) -Menteri Sosial Rep Suriname Hendrik S Setrowidjojo mengaku selama beberapa hari di Indonesia, sangat bahagia karena dapat bertemu langsung dengan neneknya dari Solo Jateng, disamping “sedulur-sedulur” (saudara-red) lainnya. Dalam bahasa Jawa ngoko yang fasih, saat ditemui KR, Rabu (5/11) di gedung Kedubes Suriname Jalan Padalarang Jakarta, sebelum kembali kenegaranya, Hendrik Setrowidjojo mengatakan, kunjungannya yang pertama kali ke Indonesia selain sangat bermanfaat untuk mempererat hubungan antara kedua negara khususnya dibidang sosial dan perumahan, juga sekaligus melihat kampung halaman neneknya. “Embahku teko Solo Jawa Tengah, wingi nang Yogyakarta yo ketemu sedulur-sedulur Pak Wirokarso, ketemu karo embahe mbarang nang Yogyakarta. Aku seneng banget, kene podo wae koyo nang Suriname,”papar Hendrik sambil tertawa. Ditanya lagi apa bedanya antara Suriname dengan Jawa (Indonesia), Mensos Suriname itu mengaku bedanya banyak sekali.”Bedane okeh banget. Suriname cilik wonge mbarang ora okeh mung 500.000, nek Jawa 70 yuta,” jelasnya dalam bahasa Jawa ngoko sambil tersenyum. Hendrik juga membenarkan hari Selasa (4/11) ke Yogya, antara lain mengunjungi Candi Borobudur, sekaligus belanja batik. ”Pirang-pirang sing dituku yo batik, barang kerajinan. Lha teko Yogyakarta mesti mborong batik to Pak,” katanya. (Mgn/Sim)-a |