| |
Jual |
Beli |
| SGD |
6674.15 |
6545.15 |
| USD |
9480.00 |
9330.00 |
|
 |
|
|
 |
|
 |
| sayap-sayap yang terkembang |
 |
|
|
|
|
|
 |
|
| >>Berita Utama (Hlm Luar)
|
| ’Sunday Sonten’, Klithikan IT Gaya Yogya |
 |
| 01/12/2008 09:27:04 SEKELOMPOK muda-mudi terlihat sedang serius di depan layar laptop. Kedua tangannya tak lepas dari papan keyboard. Makanan ringan dan kopi hitam menemani. Mereka kasak-kusuk mengotak-atik sesuatu, menjelajah dunia maya. Alunan musik mengiringi ringan. Setelah beberapa jam kemudian, mereka nampak kegirangan dan wajahnya berbinar. Adegan tersebut terekam dalam acara ‘Rame-rame Jebol Website’ Sunday Sonten yang diselenggarakan Forum Masyarakat Informasi Teknologi Yogya atau Jogja IT di Balai Bisnis, Jalan Adisutjipto, Yogya, Minggu (30/11) malam. Kegiatan tersebut dalam upaya lebih mempopulerkan Yogyakarta sebagai kota pendidikan yang kaya dengan sumber daya manusia handal dengan IT-nya. Sunday Sonten yang dibuka Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan dan Koperasi (Disperindagkop) DIY, Kusdarto Pramono tersebut berlangsung gayeng dihadiri para maniak teknologi informasi. Sejumlah mahasiswa tak canggung ada yang berkerumun, ada pula yang berbaur beserta dengan pelaku bisnis IT. Menurut Sekretaris Forum Masyarakat Informasi Teknologi Yogya ‘Jogja IT’, Nurul Muslimin, Sunday Sonten yang baru pertama kali digelar tersebut bertujuan untuk mewujudkan kebersamaan di antara para pelaku IT di Yogya secara off line dalam sebuah event. Para maniak IT diajak berkumpul untuk berbagi ilmu dan mencari solusi tentang IT. Bahkan, diajak pula memeragakan keahliannya dalam bidang IT. Nurul Muslimin mengatakan, Sunday Sonten yang dikemas pula dalam nuansa pasar murah perangkat-perangkat IT dengan pola klithikan yang cukup sederhana, nuansa Yogya yang akrab sederhana. Konsep tersebut dibumbui pula dengan entertainment yang menampilkan seni musik, aneka permainan dan dipadukan dengan pemberian ngopi bareng dalam bentuk angkringan. “Sunday Sonten membuka pula layanan free service konsultasi dalam bentuk pelayanan setiap cluster. Di antaranya : cluster keamanan (security), cluster perangkat lunak (software), cluster perangkat keras (hardware) dan operating system, cluster hukum & HAKI, cluster grafis dan animasi,” jelas Nurul Muslimin. Untuk lebih menarik pengunjung, kata Nurul Muslimin, Sunday Sonten disemarakkan dengan persentasi topik up to date, semisal : rame-rame test jebol website secara live, video streaming, system security on line, yuk buat film kartun hingga telepon murah dengan VOIP. Terdapat pula hotspot area untuk browsing internet secara gratis. “Dengan Sunday Sonten dapat memberikan pencerahan bagi masyarakat secara luas. Apalagi, waktu pelaksanaan setiap Minggu Sore mulai pukul 15.00 hingga 22.00 Wib bisa menjadikan nuansa yang makin asyik bagi anak muda untuk nongkrong, yang diharapkan tercipta kebersamaan,” ujar Nurul Muslimin. Apalagi, lanjut Nurul Muslimin, adanya kebersamaan diharapkan dapat menjadi wahana komunikasi yang membangun di antara pelaku IT Yogya dengan masyarakat luas, tentunya melahirkan kekuatan sebagai komunitas IT yang handal. Kegiatan Sunday Sonten juga dimaksudkan dalam upaya menjadikan Yogya sebagai cyber province dengan pola pengembangan industri kreatif. (M-1)-b |
|
 |
|
|
 |
|