Jual Beli
SGD 6674.15 6545.15
USD 9480.00 9330.00
sayap-sayap yang terkembang
Selengkapnya
Home>>Yogyakarta
ANAND KRISHNA PERSEMBAHKAN; Patung Buddha Muntilan ke India
10/01/2009 09:00:10 INDONESIA dan Tibet memiliki hubungan spiritualitas dan budaya. Pada tahun 1012 Masehi, Atisha seorang biarawan Budhis dari India berkelana ke kepulauan nusantara. Setelah itu pergi ke Tibet untuk mengajarkan ajaran kuno meditasi Tong-Len yang dipelajarinya dari seorang guru nusantara bernama Dharmakirti Svarnadvipi, sebuah nama yang sangat dekat di hati Yang Mulia Dalai Lama dan masyarakat Tibet.
Guna menjalin kembali tali kebudayaan dan spiritualitas itu tokoh spiritual antaragama dari Indonesia Anand Krishna mempersembahkan patung Buddha terbuat dari batu setinggi 2,5 meter kepada Yang Mulia Tenzin Gyatso Dalai Lama ke-14, di Sarnath (Uttar Pradesh) India, belum lama ini. Patung Buddha ini dibuat dari batu yang sama untuk membangun Candi Borobudur pada abad ke-9 Masehi di Muntilan Jawa Tengah.
“Saya mewakili rakyat Indonesia memberikan apresiasi setinggi-tingginya kepada Yang Mulia Dalai Lama ke-14 yang tak kenal lelah menemukan solusi damai berlandaskan sikap toleransi dan saling menghormati demi melindungi warisan budaya dan sejarah Tibet,” katanya, belum lama ini.
Direncanakan setelah diinagurasi langsung oleh Dalai Lama ke-14 patung Buddha tersebut akan diletakkan di Central Institue of Higher Tibetan Studies (Deemed University) Sarnath (Uttar Pradesh) India. Dengan mempersembahkan patung yang kemudian diletakkan di tanah India, Anand Krishna berharap agar rakyat Tibet, India serta Indonesia bersatu dalam cinta, damai dan harmoni.
“Persembahan patung ini juga untuk memperkuat ikatan spiritual dan budaya antara masyarakat Indonesia dan Tibet,” ucap pendiri Yayasan Anand Ashram yang bertolak ke India bersama 6 pengurus yayasan berafiliasi dengan United Nations.
Ketua Yayasan Anand Ashram Maya Safira Muchtar menambahkan saat ini di Indonesia tidak banyak orang yang tahu hubungan sejarah antara Kerajaan Sriwijaya dengan Tibet. Karena itulah kunjungan Anand Krishna kepada Dalai Lama ke-14 merupakan satu momen penting dan bersejarah guna menjalin kembali tali kebudayaan dan spiritualitas kedua bangsa. “Kedua bangsa ini merupakan bagian dari peradaban Lembah Sungai Indus yang sama. Bersama-sama kita dapat memberikan tanggapan yang bijak serta mewujudkan mimpi bersama yaitu One Earth, One Sky and One Humankind,” kata Maya Safira.         (Nik)-d
Berita Lainnya:
UKM LEMAH DIBANTU APBD ; PSKY Jadi XT Square
PSIM AKHIRI SELEKSI, PSS CARI INVESTOR ; Persiba Gunduli Buah Mujarab
PSSI Umumkan 22 Pemain ke Piala AFF
PEREBUTAN JUARA III PIALA INDONESIA ; Persik dan Persipura Optimis
Tak Semua Informasi Bisa Diakses Publik
UKM LEMAH DIBANTU APBD ; PSKY Jadi XT Square
31/07/2010 09:06:11 

YOGYA (KR) -  Pasar Seni dan Kerajinan Yogyakarta (PSKY) yang terletak di bekas Terminal Umbulharjo ini berubah nama menjadi XT (Eks - Terminal) Square Sementara itu direncanakan Usaha Kecil Menengah (UKM) lemah yang menyewa kios pembiayaan sewa akan dibantu oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)  Kota Yogyakarta 2011 mendatang

PSIM AKHIRI SELEKSI, PSS CARI INVESTOR ; Persiba Gunduli Buah Mujarab
PSSI Umumkan 22 Pemain ke Piala AFF
PEREBUTAN JUARA III PIALA INDONESIA ; Persik dan Persipura Optimis
PETANI PANEN LEBIH AWAL ; 10% Produksi Ubi Kayu Membusuk
31/07/2010 09:06:11 

WONOSARI (KR) - Tingginya curah hujan sampai Juli 2010, berdampak pada tanaman ubi kayu di Gunungkidul Banyak tanaman ubi kayu yang umbinya membusuk karena terendam air, sehingga petani terpaksa memanen lebih awal meskipun waktu panen belum saatnya

SEMANGAT BARU PRAMITA UTAMA ; Siapkan Nama Baru 'Parahita'
BELUM BERPENGARUH BESAR TERHADAP INFLASI ; Harga Cabai Tak Stabil, Sayuran Turun
Jualan Bunga Tabur Tak Lagi 'Harum'
Redaksi | Kontak Kami | Pasang Iklan | Profile Perusahaan | Disclaimer
Copyright © 1998 by KR Online Jl. P. Mangkubumi 40-44, Yogyakarta - Indonesia Telp. 62-274-565685 / Fax. 62-274-563125