Jual Beli
SGD 6674.15 6545.15
USD 9480.00 9330.00
sayap-sayap yang terkembang
Selengkapnya
Home>>Ekonomi dan Bisnis
DIRESMIKAN UNESCO HARI INI; Batik, Warisan Budaya Indonesia
02/10/2009 08:29:46 

JAKARTA (KR) - Unesco memutuskan batik sebagai warisan budaya Indonesia. Secara resmi pengukuhan ini akan dilakukan Jumat, 2 Oktober 2009 hari ini. Dengan diresmikannya batik sebagai warisan budaya Indonesia, diharapkan ke depan nanti perkembangan batik semakin menggembirakan.

”Unesco akan mengukuhkan batik Indonesia dalam daftar representatif budaya/benda warisan manusia. Pengukuhan akan dilaksanakan di Abu Dhabi Uni Emirat Arab oleh Unesco pukul 20.00 WIB. Sedang Presiden Susilo Bambang Yudhoyono akan mendeklarasikannya secara resmi pada pukul 21.00 WIB,” ujar Menteri Kebudayaan dan Pariwisata (Ad Interim) Muhammad Nuh di Gedung Departemen Kominfo Jakarta kemarin.
Dijelaskan, proses pengukuhan batik Indonesia cukup panjang, berawal pada 3 September 2008 yang kemudian diterima secara resmi oleh Unesco pada 9 Januari 2009. Tahap selanjutnya pengujian tertutup oleh Unesco di Paris pada 11-14 Mei 2009.
Setelah diresmikan nanti, Muhammad Nuh mengharapkan perkembangan batik di Indonesia dan budaya lainnya semakin meningkat. ”Semoga dengan dikukuhkannya batik Indonesia oleh Unesco, dapat menumbuhkan social awareness untuk mencintai dan menyelamatkan produksi asli Indonesia,” lanjut Muhammad Nuh.
Setelah batik Indonesia, budaya lain yang sudah diajukan Depbudpar adalah Best Practice Diklat Budaya Batik Indonesia dan karya budaya berupa angklung yang sudah dinominasikan tahun ini.
Sementara itu Ketua DPP PAN Soetrisno Bachir yang juga pengusaha batik menyatakan kegembiraannya atas pengakuan Unesco ini. Menurutnya, pengakuan itu telah disampaikan 28 September lalu dan akan diresmikan 2 Oktober 2009. ”Kami menyambut gembira. Bahkan mengusulkan pada pemerintah agar 2 Oktober ditetapkan sebagai Hari Batik Nasional,” ujar Soetrisno Bachir.
Dikatakan, Unesco saja mengakui batik sebagai kekayaan asli budaya bangsa Indonesia. Karena itu, sebagai bangsa Indonesia harusnya juga bangga dan semakin mencintai batik. Ini membuktikan bahwa batik merupakan warisan budaya bangsa Indonesia, bukan punya bangsa lain dan tidak bisa diklaim bangsa lain.
Menurut Soetrisno Bachir, adanya pengakuan Unesco ini akan menimbulkan kebanggaan sekaligus meningkatkan rasa nasionalis bangsa Indonesia. Juga diharapkan akan menggairahkan kembali industri perbatikan di daerah-daerah.
”Batik tidak sekadar pakaian. Batik itu cerminan budaya bangsa Indonesia, budaya mandiri dan budaya kreatif. Kalau kita mau pakai batik, industri batik di daerah-dareah akan berkembang sehingga ekonomi kerakyatan akan tumbuh,” tutur Soetrisno Bachir.             (Ati/Lmg)-o

Berita Lainnya:
PETANI PANEN LEBIH AWAL ; 10% Produksi Ubi Kayu Membusuk
SEMANGAT BARU PRAMITA UTAMA ; Siapkan Nama Baru 'Parahita'
BELUM BERPENGARUH BESAR TERHADAP INFLASI ; Harga Cabai Tak Stabil, Sayuran Turun
Jualan Bunga Tabur Tak Lagi 'Harum'
LUNCURKAN ALBUM KE-4 ; Maliq D'Essentials Bangga di Jalur Indie
UKM LEMAH DIBANTU APBD ; PSKY Jadi XT Square
31/07/2010 09:06:11 

YOGYA (KR) -  Pasar Seni dan Kerajinan Yogyakarta (PSKY) yang terletak di bekas Terminal Umbulharjo ini berubah nama menjadi XT (Eks - Terminal) Square Sementara itu direncanakan Usaha Kecil Menengah (UKM) lemah yang menyewa kios pembiayaan sewa akan dibantu oleh Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD)  Kota Yogyakarta 2011 mendatang

PSIM AKHIRI SELEKSI, PSS CARI INVESTOR ; Persiba Gunduli Buah Mujarab
PSSI Umumkan 22 Pemain ke Piala AFF
PEREBUTAN JUARA III PIALA INDONESIA ; Persik dan Persipura Optimis
PETANI PANEN LEBIH AWAL ; 10% Produksi Ubi Kayu Membusuk
31/07/2010 09:06:11 

WONOSARI (KR) - Tingginya curah hujan sampai Juli 2010, berdampak pada tanaman ubi kayu di Gunungkidul Banyak tanaman ubi kayu yang umbinya membusuk karena terendam air, sehingga petani terpaksa memanen lebih awal meskipun waktu panen belum saatnya

SEMANGAT BARU PRAMITA UTAMA ; Siapkan Nama Baru 'Parahita'
BELUM BERPENGARUH BESAR TERHADAP INFLASI ; Harga Cabai Tak Stabil, Sayuran Turun
Jualan Bunga Tabur Tak Lagi 'Harum'
Redaksi | Kontak Kami | Pasang Iklan | Profile Perusahaan | Disclaimer
Copyright © 1998 by KR Online Jl. P. Mangkubumi 40-44, Yogyakarta - Indonesia Telp. 62-274-565685 / Fax. 62-274-563125