| |
Jual |
Beli |
| SGD |
6674.15 |
6545.15 |
| USD |
9480.00 |
9330.00 |
|
 |
|
|
 |
|
 |
| Sayap Sayap yang Terkembang 1787 |
 |
|
|
|
|
|
 |
|
| >>Opini Publik
|
| Pikiran pembaca |
 |
| 31/07/2010 09:06:11 Miris, Ngeri dan Was-was ITULAH perasaan yang menyelinap dalam hati saya setiap kali melihat pengendara sepeda motor dengan pembonceng lebih dari satu bahkan sampai tiga orang. Yang lebih mengerikan lagi sering juga saya lihat seorang perempuan mengendarai sepeda motor menggendong balita dengan kain selendang. Di samping berisiko sangat besar bila terjadi lakalantas juga tanpa sadar menyuapi gas racun/gas buang knalpot khususnya kepada anak-anak. Padahal perbuatan tersebut dilarang oleh UU RI Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas Angkutan Jalan Bagian Kempat pasal 105 (9): “Setiap orang yang mengemudikan Sepeda Motor tanpa kereta samping dilarang membawa penumpang lebih dari satu orang”. Saya lalu teringat paparan Prof Dr Sudjito SH MSi di kolom Analisis tentang Ketaatan pada Hukum di Kedaulatan Rakyat tanggal 17 Juli 2010. Saya kutip penggalan kata-kata beliau hingga terangkailah kalimat: “Setiap orang wajib taat hukum yang merupakan kaidah penuntun menuju kehidupan tertib, teratur dan berperadaban”. Faktanya (termasuk di Yogya) khususnya tertib dan teratur berlalu lintas di jalan umum masih jauh dari makna kata-kata beliau. Sumbang-saran saya kepada jajaran Polri DIY, agar teks pasal LLAJ tersebut diperbanyak/dicetak dibagikan kepada para pengemudi sepeda motor sebagai sosialisasi dan mendidik tentang sadar hukum, jangan ditilang. Saya masih ingat bagaimana dengan sangat persuasif dan simpatik polisi membagikan helm ber SNI pada pengemudi sepeda motor di jalanan. Akhirul khalam lagi saya matur sembah nuwun kepada Kedaulatan Rakyat yang merupakan sumbernya segala ilmu pengetahuan bagi saya yang kurang mampu menempuh pendidikan formal (tapi bukan pendidikan keluarga lho). q - s. (1646-2010). FS Hartono, Purwosari RT 004 RW 059, Sinduadi, Yogyakarta 55284, HP 081392984444. Ucapan Terima Kasih untuk Bapak di Monjali 8-7-2010 PADA tanggal 8-7-2010 saya mengajak keluarga berwisata di Monumen Jogja Kembali/Monjali. Sore hari sekitar pukul 15.00 WIB tanpa sengaja HP saya yang selama di dalam ruangan tersebut digunakan oleh anak saya untuk mengabadikan gambar sejarah perjuangan bangsa kita, tertinggal di ruangan lantai 4 Monjali tersebut. Ada seorang Bapak kira-kira berusia 45/50 tahun menemukan HP saya tersebut dan menghubungi panggilan terakhir dari HP saya, yang secara kebetulan sebelum ke Monjali saya sempat menelepon ke HP istri saya. Waktu menemui Bapak yang menemukan HP saya tadi, saya disuruh tinggal di mobil oleh anak saya, dan anak saya itulah yang menemui Bapak tersebut. Atas rasa syukur dan ucapan terima kasih, saya sudah pesan kepada anak saya untuk memberikan imbalan kepada Bapak itu, akan tetapi kata anak saya Bapak itu menolak dengan ramah dan ikhlas atas imbalan tersebut. Anak saya tercengang! Rupanya masih ada seorang yang sangat baik, menemukan HP, menghubungi pemiliknya, dan tidak mau menerima imbalan. Karena situasi tersebut, anak saya lupa tidak menanyakan siapa nama dan alamat Bapak yang sangat baik itu. HP saya HP murahan, tapi bukan harganya bagi saya (mungkin juga pembaca) akan tetapi nilai yang ada dalam memori kartu tersebut yang sungguh sangat berharga. Melalui ruang pembaca saya dan keluarga mengucapkan rasa terima kasih tak terhingga. Semoga Bapak diberi rezeki yang lancar dan ganjaran yang mulia oleh Tuhan. Dan melalui surat pembaca ini, saya memohon kepada Bapak yang merasa sebagai orang yang saya maksud, kalau tidak berkeberatan saya ingin Bapak menghubungi di nomor HP saya ini. Peristiwa ini sekaligus menjadi kado istimewa bagi saya yang pada tanggal tersebut genap berusia 43 tahun. Terima kasih Bapak yang baik hati, terima kasih Tuhan, juga terima kasih kepada Redaksi yang telah memuat surat saya ini. Salam. q - s. (1660-2010). Haryadi, Kelawi RT 03 RW 02 Bakauheni Lampung Selatan, HP 08117202208. Seminar Gratis di SMK Muh 1 Patuk SMK Muhammadiyah 1 Patuk, Gunungkidul bekerja sama dengan Program Pendidikan Jurusan Elektronika UNY untuk mengadakan Seminar PTK dengan sasaran guru-guru SMK negeri/swasta se Gunungkidul. Kegiatan diprakarsai LPM Program Pendidikan Jurusan Elektronika UNY, akan diselenggarakan Selasa-Rabu, 3-4 Agustus 2010 pukul 08.00 WIB - selesai, bertempat di Lab Komputer Gedung Lt 2 SMK Muh 1 Patuk. Pembicara: Totok Sukardiyono MT Dosen UNY, Djoko Santoso MT Dosen UNY. Peserta mendapatkan fasilitas makalah, sertitifikat dariUNY dan konsumsi. Peserta terbatas 25 orang. Kontak person HP 08180271 8960. q - c. (1679-2010) Basuki Rohmad, An Pelaksana. |
|
 |
|
|
 |
|
| LEBARAN LAYANAN RS SARDJITO 24 JAM ; Terima Titipan 40 Pasien Gangguan Jiwa
|
 |
| 09/09/2010 03:30:24 YOGYA (KR) - Selama Lebaran tahun 2010 mulai H-7 hingga H+7 RSUP Dr Sardjito tetap membuka layanan kesehatan 24 jam Di samping itu juga membentuk tim satuan tugas (satgas) yang akan diterjunkan di 23 unit, di antaranya Unit Gawat Darurat (UGD), ICCU, ICU, kamar operasi, bius, cuci darah, laboratorium, radiologi, sterilisasi alat, farmasi, rawat inap dan rawat gangguan jiwa |
 |
|
|
|
|
 |
 |
 |
|
 |
|
| PRODUKTIVITAS KERJA : Pandai Bersyukur
|
 |
| 09/09/2010 03:30:24 DALAM ajaran agama selalu ditekankan agar kita bersyukur atas segala nikmat yang telah disediakan Sang Pencipta Syukur menurut kamus bahasa Indonesia adalah rasa terima kasih kepada Allah karena terlepas dari marabahaya, adanya keberuntungan, dan sebagainya |
 |
|
|
|
|