PASCA PEMBOBOLAN DI DISDIKPORA ; Wabup Kaji Tingkat Keamanan dan CCTV
31/07/2010 09:06:11SLEMAN (KR) - Wakil Bupati (Wabup) Sleman Drs H Sri Purnomo MSi akan mengkaji tingkat keamanan dan pemasangan closed circuit television (CCTV) atau kamera di Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Sleman. Hal itu dilakukan terkait paska pembobolan di Disdikpora, Rabu (28/7) lalu. ”Keamanan akan kami tingkatkan dengan cara penambahan personel jaga malam, soalnya kalau cuma 1 orang jelas masih kurang. Tapi saat ini sedang dikaji termasuk soal pemasangan CCTV juga,” kata Sri Purnomo saat dihubungi KR, Kamis (29/7). Berdasarkan informasi yang dihimpun KR, aksi pencurian yang diduga dilakukan lebih 2 orang berhasil membawa kabur 9 hard disk berisikan dokumen penting dan 2 monitor LCD raib. Selain itu, juga berhasil membobol 2 brankas yang berisikan dokumen-dokumen. Sedangkan brankas uang sebesar Rp 68 juta masih aman, meskipun sudah ada tanda congkelan. Namun Kepala Disdikpora Sleman, Dra Suyamsih MPd membantah kalau di dalam brankas berisikan dokumen-dokumen penting, melainkan hanya kamera yang sudah rusak. Sedangkan dokumen-dokumen di dalam hard disk berisikan dokumen tentang data guru, sekolah dan siswa. ”Di brankas itu hanya kamera yang sudah rusak, jadi tidak penting dan memang sudah akan kami musnahkan. Sedangkan data di hard disk sebagian sudah ada soft copy dan sebagian belum. Tapi kami punya printnya, jadi nanti tinggal entri lagi,” kata Suyamsih. Terpisah, Anggota Komisi A DPRD Sleman H Rendradi Suprihandoko SH MH cukup prihatin dengan kejadian pembobolan di Disdikpora. Pasalnya yang dibawa kabur oleh pencuri merupakan dokumen-dokumen negara. Untuk itu pihaknya meminta wabup supaya memperketat pengamanan di kantor-kantor instansi. ”Petugas keamanan supaya ditambah. Di samping itu, back up dokumen jangan ditaruh di kantor, tetapi dibawa pulang. Karena kalau kejadiannya seperti ini kerugian tidak kelihatan,” tuturnya. (*-1/Sto)-m