| |
Jual |
Beli |
| SGD |
6674.15 |
6545.15 |
| USD |
9480.00 |
9330.00 |
|
 |
|
|
 |
|
 |
| Sayap Sayap yang Terkembang 1787 |
 |
|
|
|
|
|
 |
|
| >>Jawa Tengah
|
| Banjir Surut, Petani Kembali Beraktivitas |
 |
| 31/07/2010 09:06:11 PURWOREJO (KR) - Genangan banjir akibat meluapnya air Sungai Bogowonto di sejumlah desa Kecamatan Purwodadi dan Ngombol surut, Jumat (30/7). Petani dan nelayan kembali beraktivitas memanen padi atau membersihkan tambak dari sisa banjir. Saat banjir air Sungai Bogowonto menggenangi lahan Desa Karanganyar, Jogoboyo, Gedangan, Jatikontal, Jatimalang di Kecamatan Purwodadi dan Desa Girirejo, Wero, Pagak, Malang, Ngentak di Ngombol. “Setelah muara berhasil dibuka, air berangsur surut,” kata Supangat, Lurah Gedangan Kecamatan Purwodadi kepada KR di rumahnya, Jumat (30/7). Warga Gedangan kembali beraktivitas meski kondisi tanah masih becek. Selain membersihkan tambak, sebagian warga yang berprofesi penderes air nira juga mulai memasak gula kelapa. Kurang lebih 90 pemilik tambak udang Vanamei rugi hingga ratusan juta rupiah akibat banjir tersebut. Setelah kondisi normal mereka berencana menebar benih pada September mendatang. “Ada yang berusaha menjaring dan menyelamatkan udang Vanamei di saluran air atau bekas tambak. Untuk modal tebar benih, rencananya dengan dana PNPM Mandiri Kelautan dan Perikanan,” kata Supangat. Pemilik tambak di Desa Jatimalang, Agus mengungkapkan, para nelayan yang membudidayakan ikan dalam kolam mengalami kerugian cukup besar. Setiap kolam ikan memerlukan biaya hingga Rp 5 juta untuk biaya benih dan perawatan. “Total ada sekitar 25 kolam yang terendam dan ikannya hilang, kerugian kami akibat bencana itu sangat besar,” tuturnya. Menurutnya, saat banjir air naik hingga dua meter dari permukaan selokan yang terhubung dengan Sungai Bogowonto. Dikatakan, kejadian tersebut merupakan banjir tahunan dan terjadi setiap kemarau. “Namun banjir kemarin, airnya naik dengan cepat. Sebetulnya, sudah empat tahun ini tidak ada banjir dari Sungai Bogowonto,” katanya. Sebelumnya, Rabu-Kamis (28-29/7), ratusan warga sepuluh desa di Kecamatan Purwodadi dan Ngombol serta penduduk Jangkaran Kulonprogo bergotongroyong membuka sumbatan pada muara Sungai Bogowonto di sekitar Pantai Congot. Mereka menggunakan cangkul dan sekop berhasil mengeruk gumuk pasir setinggi sekitar tiga meter, sehingga air sungai kembali mengalir ke laut. Lurah Jatikontal, Suyanto menambahkan, pengerjaan tersebut merupakan inisatif seluruh warga. Menurutnya, warga di Kabupaten Purworejo yang terkena dampak akibat luapan air hanya menginginkan sawah dan tambak mengering dan bisa dimanfaatkan kembali. (R-1)-c KR-Jarot Sarwosambodo Warga desa-desa pesisir Purworejo dibantu penduduk setempat membuka sumbatan muara Bogowonto. File : Muarabowonto1.JPG, Muarabogowonto2.JPG, Muarabogowonto3.JPG, Muarabogowonto4.JPG atau Muarabogowonto5.JPG
|
|
 |
|
|
 |
|
| LEBARAN LAYANAN RS SARDJITO 24 JAM ; Terima Titipan 40 Pasien Gangguan Jiwa
|
 |
| 09/09/2010 03:30:24 YOGYA (KR) - Selama Lebaran tahun 2010 mulai H-7 hingga H+7 RSUP Dr Sardjito tetap membuka layanan kesehatan 24 jam Di samping itu juga membentuk tim satuan tugas (satgas) yang akan diterjunkan di 23 unit, di antaranya Unit Gawat Darurat (UGD), ICCU, ICU, kamar operasi, bius, cuci darah, laboratorium, radiologi, sterilisasi alat, farmasi, rawat inap dan rawat gangguan jiwa |
 |
|
|
|
|
 |
 |
 |
|
 |
|
| PRODUKTIVITAS KERJA : Pandai Bersyukur
|
 |
| 09/09/2010 03:30:24 DALAM ajaran agama selalu ditekankan agar kita bersyukur atas segala nikmat yang telah disediakan Sang Pencipta Syukur menurut kamus bahasa Indonesia adalah rasa terima kasih kepada Allah karena terlepas dari marabahaya, adanya keberuntungan, dan sebagainya |
 |
|
|
|
|