| 31/07/2010 09:06:11 SOLO (KR) - Persik Kediri dan Persipura Jayapura sama-sama optimis merebut juara III Piala Indonesia 2010 yang pertandingan penentuannya digelar di Stadion Manahan Solo, Sabtu (31/7). Kick-off laga Persik melawan Persipura telah ditetapkan pukul 15.00 WIB untuk mengantisipasi terjadi perpanjangan waktu maupun adu penalti. Perebutan juara III diprediksi berlangsung ketat. Sebab, Persik maupun Persipura selain ingin meraih gengsi juga mengantongi hadiah total Rp 300 juta. Pelatih Persik, Agus Yuwono menyatakan, timnya siap tampil all out dan bermain terbuka untuk bisa mengalahkan lawan. “Kami akan bermain menyerang untuk mengalahkan Persipura. Masuk empat besar bagi Persik merupakan prestasi yang belum pernah diraih. Itu sebab, kami berkeinginan bisa menempati urutan ketiga Piala Indonesia,” tandasnya. Sebaliknya pelatih Persipura, Jacksen F Tiago, meski dalam laga ini timnya lebih diunggulkan akan tetap tampil maksimal. Setelah dikalahkan Sriwijaya FC di semifinal, ia mengaku telah memberikan motivasi kepada pemainnya agar tampil lebih percaya diri. “Yang pasti kami tidak akan meremehkan lawan, meski memiliki catatan menggembirakan dengan meraih tiga kali menang sekali draw dalam 4 pertemuan,” katanya. Persik merupakan tim bagus dengan ciri permainan keras khas Jawa Timur. Jacksen F Tiago menilai, beberapa pemain Persik pintar memancing emosi lawan. “Karena itulah kami berpesan kepada pemain agar tidak terpancing dan selalu waspada,” ujarnya. Dalam latihan kemarin ia memilih memberi latihan ringan tanpa melatih tendangan penalti. “Saya sengaja tidak melatih tendangan penalti. Karena selain sudah saya berikan berulang-ulang, saya juga tidak mau membebani psikis pemain,” ungkap pelatih asal Brasil tersebut. Pelatih Persik, Agus Yuwono mengakui Persipura merupakan tim bagus yang ditangani pelatih tangguh. Karena itu pemainnya harus mewaspasdai seluruh pergerakan pemain Persipura. Sebelum berangkat ke Solo ia mengaku telah mengevaluasi kekalahan atas Arema Malang di laga semifinal. Ia ingin bisa menentukan kemenangan di 2 X 45 menit tanpa perpanjangan waktu maupun adu penalti. Pasalnya, Persik masih menghadapi laga play-off lawan Persebaya, sehingga perlu lebih menghemat tenaga. Laga Persik melawan Persipura mendapat pengamanan sekitar 550 petugas. Ketua Panpel Lokal, Paulus Haryoto belum mendapatkan konfirmasi tentang kedatangan Persikmania maupun suporter Persipura. (Qom)-e Sementara Suprapto Koting dari Pasoepati mengatakan, Persikmania mungkin tetap datang, tapi dalam jumlah yang tidak banyak. Begitu juga suporter Persipura. (Qom)-
|